Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Liputan 24 Sulawesi Selatan

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Teror Bom Bunuh Diri di Surabaya, Ini Tanggapan Ketua ...

Posted by On 9:19 PM

Teror Bom Bunuh Diri di Surabaya, Ini Tanggapan Ketua ...

Teror Bom Bunuh Diri di Surabaya, Ini Tanggapan Ketua Lakpesdam NU Pinrang

Negara harus semakin berperan aktif dalam melindungi kebebasan beragama di negeri ini.

Teror Bom Bunuh Diri di Surabaya, Ini Tanggapan Ketua Lakpesdam NU PinranghandoverKetua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdatul Ulama (Lakpesdam NU) Kabupaten Pinrang, Subair Umam

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Tragedi ledakan bom bunuh diri terjadi di tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Tiga gereja tersebut adalah Gereja Santa Maria Tak Bercela, Gereja GKI, dan Gereja P antekosta.

Merespon kejadian ini, sejumlah kalangan pun mengeluarkan ujaran kutukan terhadap aksi yang tidak manusiawi itu.

Tak terkecuali Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdatul Ulama (Lakpesdam NU) Kabupaten Pinrang, Subair Umam.

"Jelas kami sangat mengutuk keras aksi teror yang memakan sejumlah korban tersebut," katanya. Menurutnya, tragedi itu menjadi bukti bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang gagal dalam menerjemahkan toleransi.

Baca: GP Ansor Sulbar Kutuk Keras Teror Bom Gereja di Surabaya

Baca: Detik-detik Bom Bunuh Diri di Gereja Jalan Arjuno Surabaya, Pelaku Meledak Bersama Mobilnya

"Ini masalah, tentu perlu semakin digencarkan kampanye dan praktik toleransi di Bumi Indonesia," tuturnya saat dikonfirmasi TribunPinrang.com.

Di sisi lain, kata Subair, negara harus semakin berperan aktif dalam melindungi kebebasan beragama di negeri ini.

"Hal itu semata-mata untuk mengukuhkan kerukunan dalam beragama di tengah suasana kemajemukan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, pusat-pusat studi harus pula dibentengi secara ketat agar tak mudah digerogoti paham-paham yang radikal.

"Pusat studi seperti sekolah maupun masjid harus bebas dari paham radikal," ujarnya. Dikabarkan, sepuluh korban tewas dan puluhan luka-luka akibat aksi teror tersebut.(*)

Penulis: Hery Syahrullah Editor: Hasriyani Latif Ikuti kami di Pelaku 3 Bom Gereja di Surabaya Ternyata 1 Keluarga, Terungkap Peran Suami, Istri dan Putra-putrinya Sumber: Google News | Liputan 24 Pinrang

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »