www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Ketua DPRD Enrekang Terancam Dipecat Partainya, Ini Masalahnya

Posted by On 12:48 AM

Ketua DPRD Enrekang Terancam Dipecat Partainya, Ini Masalahnya

Ketua DPRD Enrekang Terancam Dipecat Partainya, Ini Masalahnya

Terkait langkah dan sanksi apa yang akan diambil akan dilakukan rapat pleno bersama para pengurus PAN terlebih dahulu.

Ketua DPRD Enrekang Terancam Dipecat Partainya, Ini Masalahnyam azis albar/tribunenrekang.comWakil Ketua PAN DPD II PAN Enrekang, Ismail Hamid

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Pengurus DPD II Partai Amanat Nasional (PAN) Enrekang bakal melakukan pemanggilan kepada kadernya yang merupakan Ketua DPRD Enrekang, Disman Duma.

Pemanggilan tersebut untuk melakukan klarifikasi terkait be berapa dugaan pelanggaran etika yang dilakukan oleh Disman Duma.

Menurut Wakil Ketua PAN DPD II PAN Enrekang, Ismail Hamid, pemanggilan klarifikasi oleh partai kepada Disman sudah kedua kalinya dilakukan.

"Pak Disman sudah banyak pelanggaran yang dilakukan dan sudah diberi peringatan beberapa kali. Awal April lalu kita pernah panggil tapi karena pengurus tidak quorum makanya akan kita jadwal ulang pemanggilannya," kata Ismail Hamid kepada TribunEnrekang.com, Selasa (24/4/2018).

Ismail menjelaskan, beberapa pelanggaran etika yang dilakukan Disman adalah tak menjalankan perintah partai.

Seperti ketika dalam menghadapi verifikasi faktual lalu, tiap Legislator PAN diminta untuk kumpulkan minimal 300 KTP, tapi Disman tidak menjalankannya.

Kemudian saat acara pelantikan di DPW PAN Sulsel beberapa waktu lalu, tiap legislator diminta membawa minimal 10 kader, tapi Disman juga tak menjalankan perintah itu.

Selain itu, terkait Pilka da Enrekang 2018 ia menyebut dirinya tidak akan memilih Muslimin Bando (MB)-Asman yang merupakan usungan PAN.

"Dia sudah berapa kali lakukan pelanggaran etika, termasuk soal arah dukungannya di Pilkada, bahkan dia juga katakan siap bertanggung jawab dengan sikap politik yang diambilnya," tuturnya.

Terkait langkah dan sanksi apa yang akan diambil akan dilakukan rapat pleno bersama para pengurus PAN terlebih dahulu.

Hanya saja, ia menegaskan bahwa kepentingan partai harus di atas segalanya jika ada kader yang mau merugikan partai maka tindakan tegas akan diambil termasuk pemecatan.

"Jadi kami tegaskan bahwa perintah partai di atas segalanya, kalau ada yang melanggar maka sangsi tegas menanti. kita sudah pernah berikan sangsi pemecatan kepada Syafruddin saat itu masih menjabat Wakil Ketua DPRD periode 2003-2009 karena melanggar perintah partai," tegas ketua Fraksi PAN Enrekang ini.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar Editor: Hasriyani Latif Ikuti kami di Sepasang Ular Kobra Tak Mati Meski Ditembak, Malah Kejar Warga, Akhirnya Tumbang Secara tak Disangka Sumber: Google News | Liputan 24 Enrekang

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »