www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Disdukcapil Kehabisan Tinta, Legislator Golkar Bulukumba Bilang Ini

Posted by On 1:57 AM

Disdukcapil Kehabisan Tinta, Legislator Golkar Bulukumba Bilang Ini

Disdukcapil Kehabisan Tinta, Legislator Golkar Bulukumba Bilang Ini

Mulyati menyebutkan, bahwa habisnya stok ribbon diaakibatkan belum cairnya Dana Alokasi Khusus (DAK) 2018.

Disdukcapil Kehabisan Tinta, Legislator Golkar Bulukumba Bilang Inifirki arisandi/tribunbulukumba.comSuasana kantor Disdukcapil Bulukumba, beberapa waktu lalu. Sudah sepekan ribbon atau tinta khusus printer Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) kehabisan stok.

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Legislator Partai Golongan Karya (Golkar), Jalaluddin, meminta warga untuk tetap melakukan perekaman di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bulukumba.

Diketahui, ribbon atau tinta khusus printer Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) tersebut, telah kehabisan stok sejak minggu pertama bulan ini.

Legislator daerah pemilihan (Dapil) Kecamatan Herlang, Bontotiro dan Kajang ini mengaku, habisnya ribbon di Bulukumba bukan karena kelalaian Disdukcapil, melainkan stok yang memang habis dari pusat.

"Saya baru saja menelepon ke Ibu Kadis (Andi Muliaty Nur), katanya stok habis sampai pusat, baru akan dilakukan pengadaan lagi," ujarnya, Jumat (11/5/2018).

Baca: Urus Administrasi di Disdukcapil Pangkep Bayar Parkir Rp 2000, Jukir Liar?

Baca: Tinta Habis, Disdukcapil Bulukumba Tidak Dapat Cetak e-KTP

Yang menjadi masalah, tambah Jalal, daerah tidak diperbolehkan melakukan pengadaan tinta sendiri, harus dilakukan langsung oleh pusat.

"Jadi temuan kalau kita yang membeli, kita tunggu saja sampai ada, namun pelayanan harus tetap berjalan, nanti digantikan sementara oleh surat keterangan (Suket)," tambah Jalal.

Kapala Disdukcapil Bulukumba, Andi Muliaty Nur yang ditemui TribunBulukumba.com beberapa waktu lalu mengaku, saat ini pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak kementerian terkait habisnya ribbon tersebut.

Mulyati menyebutkan, bahwa habisnya stok ribbon diaakibatkan belum cairnya Dana Alokasi Khusus (DAK) 2018.

"Ini anggarannya dari dana DAK. Dan hingga kini belum cair. Saya juga perlu menjelaskan kepada masyarakat, bahwa tinta ini bukan tinta biasa, ini tinta khusus," jelas Mulyati.

Meski ribbon habis, Mulyati mengaku pelayanan tetap berjalan, beberapa warga yang membutuhkan e-KTP digantikan dengan suket.(*)

Penulis: Firki Arisandi Editor: Hasriyani Latif Ikuti kami di Penampakan Polwan Sulastri yang Disandera Napi Teroris, Wajah Cantik Babak Belur hingga Gigi Rontok Sumber: Google News | Liputan 24 Bulukumba

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »