www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

IMM Parepare Ikut Meriahkan Muktamar IMM ke-18 di Malang

Posted by On 3:10 PM

IMM Parepare Ikut Meriahkan Muktamar IMM ke-18 di Malang

PAREPARE, PIJARNEWS.COMâ€" Dalam rangka Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke- 18 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang digelar pada 1-3 Agustus 2018, Kota Parepare mengutus tujuh Perwakilan pada kegiatan tersebut.

Mereka merupakan pengurus Pimpinan Cabang (PC) maupun Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Parepare. Empat di antaranya, Pengurus PC IMM Kota Parepare, dan tiga di antaranya merupakan Pimpinan Komisariat IMM FKIP UM Parepare dan Pimpinan Komisariat IMM FAI UM Parepare.

Rombongan berangkat sejak 30 Agustus sore, tiba di Makassar pukul 12.00 Wita. Dan pada 31 Juli rombongan Parepare bergabung dengan Rombongan DPD (Dewan Pimpinan Daerah) IMM Sulsel Kemudian melanjutkan penerbangannya ke Surabaya pukul 10.30 Wita dan tiba di Bandara Nasional Juanda.

Sekitar pukul 12.00 WIB, rombongan melanjutkan perjalanan menuju UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) dan tiba sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca Juga:

  • Muscab Bertajuk Rekontekstualisasi Gerakan Faktual IMM Menuju Wajo Berkemajuan
  • Mahasiswa UM Parepare Ikut KKN di Purbalingga
  • Setelah Pulang dari Purbalingga, Peserta KKN UM Parepare Berharap Bisa Lebih Berdedikasi
  • Universitas of Sydney Ajak Mahasiswa UM Lanjutkan Kuliah di Australia

“Muktamar XVIII IMM yang ditempatkan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) punya akses yang cukup jauh, namun tidak menyurutkan spirit kader IMM Sulsel untuk ikut,” tandas IMMawan Tajuddin.

Sebagai kader meski jauh, kegiatan tersebut tetapi harus dihadiri, dimana dari forum inilah akan menentukan dua tahun IMM ke depan.

Ia juga menyatakan bahwa muktamar tersebut merupakan ajang konsolidasi gagasan keagamaan dan kebangs aan IMM dalam rangka memperbaiki keadaan sosial di negeri ini serta internal IMM dan persyarikatan Muhammadiyah.

“Adapun dinamika nantinya itu wajar sebagai mahasiswa, dan itu baik selama masih dalam bingkai atau nuansa intelektual,” ungkap Tajuddin.

“Jangan mau diobok-obok oleh orang luar yang punya kepentingan politik parsial. Politik yang hanya mementingkan kelompok tertentu, bukan orientasi kemanusiaan universal,” jelas Tajuddin saat berbincang dengan PijarNews.com. (*)

Reporter : Sucipto Al Muhaimin
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Bagikan :

Komentar

Komentar Anda

Sumber: Google News | Liputan 24 Parepare

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »