GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Inovasi SMAN 21 Makassar: Dari Salon Gratis hingga Pencegahan ...

Inovasi SMAN 21 Makassar: Dari Salon Gratis hingga Pencegahan ...

Mirdan Midding bersama komite SMAN 21 Makassar/ist …

Inovasi SMAN 21 Makassar: Dari Salon Gratis hingga Pencegahan ...

Mirdan Midding bersama komite SMAN 21 Makassar/ist Pendidikan - 28 Juli 2018, 07:48:21

FAJARONLINE.CO.ID, TAMALANREAâ€"Sejumlah program inovatif disiapkan SMAN 21 Makassar. Di bawah kepemimpinan kepala sekolah, Mirdan Midding SPd, MPd, MM, sekolah yang terletak di Komplek Perumahan Bumi Tamalanrea (BTP) itu ingin menjadi sekolah yang ramah anak dan alumninya bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Program rill saya termasuk pencegahan pernikahan dini. Kita juga akan membangun salon gratis, akan dijadikan ekstra kurikuler untuk anak. Ini perlu dipertimbangkan, karena ba nyak kasus pemukulan yang sering kita saksikan di media yang melibatkan guru karena masalah rambut. Ini adalah bagian dari program sayang anak dan sayang guru,” kata Mirdan dalam rapat komite sekolah, Jumat, 27 Juli.

Bagi Mirdan, siswa SMAN 21 harus bisa merasa senyaman mungkin. “Tidak boleh ada PR akademik yang dibebankan ke anak-anak saat mereka pulang ke rumahnya. Karena ada hak bermain untuk anak-anak kita. Sekolah harus ramah anak, tidak ada bully. Kalau jumlah ketidakhadiran sampai 5 hari, kita akan datang ke rumahnya dengan program peduli sekolah. Begitupun kalau sakit atau kecelakaan,” jelas Mirdan.

Mirdan yang punya pengalaman di SMAN 3 Makassar yang awal pekan lalu terpilih sebagai Sekolah Ramah Anak Terbaik Indonesia menegaskan ia yakin semua program yang mereka rancang bisa berjalan dengan baik. “Harus selalu ada inovasi, sekolah juga mesti mempersiapkan anak ke bangku kuliah,” tegasnya di depan orangtua siswa.

Selain itu, mantan kepala sekolah SMAN 3 Makassar itu juga menyampaikan bahwa sekolah akan menyiapkan seluruh fasilitas yang dibutuhkan siswa. Termasuk fasilitas untuk praktek, perpustakaan, dan ruang biologi terbuka. Beberapa program menurutnya akan mereka kerjasamakan dengan perguruan tinggi yang ada di Makassar.

Walaupun sejumlah program membutuhkan dana, Mirdan yang tahun lalu terpilih sebagai kepala sekolah paling inovatif memastikan tidak akan ada pungutan liar di sekolahnya. “Kita memperkuat inovasi tetapi sadar pungli. Semua dari anggaran negara. Kita akan memaksimalkan dana BOS, sumber lain, alumni, dan sponsor sekolah,” ujar Mirdan. (amr)

Author : amir

Sumber: Google News | Liputan 24 Watansoppeng

No comments